Pancuran Tujuh dan Goa Selirang

pancuran tujuh

IMG-20160505-WA0003Tempat ini menarik keinginan saya untuk datang berwisata dan menikmati indahnya alam di kaki Gunung Slamet. Tempat yang saya ingin kunjungi adalah Pancuran Tujuh dan Goa Selirang, Baturaden-Purwokerto, Jawa Tengah. Tempat tujuan saya berlokasi di kawasan wisata Baturaden. Baturaden selain pemandangan alamnya yang indah dan udara yang sejuk, Baturaden juga terkenal dengan cerita rakyatnya. Baturaden bermula dari kisah cinta antara Pangeran putra raja (Raden) dengan seorang pelayannya (batur), namun kisah cintanya tidak di setujui oleh orang tua pangeran hingga keduanya mengakhiri hidupnya. Kisah itulah yang melandasi nama Baturaden. Kedua nya di abadikan dengan adanya patung di area lokasi wisata Baturaden. Selain itu di dalam wana wisata Baturaden terdapat air mancur dan kolam renang juga looh.

DSCN4861Di lokasi wisata Baturaden pernah mempunyai catatan kelam yaitu putusnya jembatan gantung yang menewaskan beberapa pengunjung. Namun setelah kejadian tersebut jembatan itu telah diubah menjadi jembatan permanen. Banyak pembenahan yang dilakukan di tempat wisata ini. Kunjungan saya ke  lokasi wisata Baturaden untuk melihat Pancuran Tujuh dan Goa Selirang. Kedua tempat ini juga mempunyai cerita rakyat. Pancuran Tujuh karena terdapat tujuh pancuran yang mengeluarkan air panas dari Gunung Slamet. Sumber panas alami dari kaki Gunung Slamet bersuhu kisaran 70 derajat celcius, Air panas ini banyak dimanfaatkan oleh pengunjung untuk mandi atau merendam kaki. Air panas yang mengandung mineral seperti belerang ini berkasiat untuk menghilangkan pegal-pegal, penyakit kulit dan Jerawat. Di area Pancuran Tujuh ini banyak jasa pijat refleksi dengan menggunakan lumpur belerang tarifnya kisaran Rp. 10.000 dan di jual juga bubuk belerang untuk dipergunakan di rumah.

otw gua selirang gua selirangDi lokasi Pancuran Tujuh dan Goa Selirang terdapat petilasan Mbah Angin. Dia adalah seorang penyebar agama Islam yang bernama Syekh  Maulana Maghribi berserta seorang pengikutnya. Kala itu mereka datang ketempat ini, setelah melakukan perjalan jauh dan ketika itu beliau sedang sakit. Suatu saat beliau mendapat ilham untuk mendatangi tempat ini dan beliau menetap di tempat tersebut hingga penyakitnya sembuh.

gua selirang BtrdnTak jauh dari Pancuran Tujuh juga terdapat Goa Selirang. Goa Selirang ini di aliri air panas yang berasal dari Pancuran Tujuh. Goa Selirang ini diselimuti batu belerang yang berasal dari air panas. Ada dua jalur untuk mencapai Pancuran Tujuh dan Goa Selirang ini, yang pertama pengunjung dapat melalui gerbang Wana Wisata Baturaden dengan berjalan kaki sejauh 5 km, melalui jalur ini pengunjung akan melintasi sumber air panas Pancuran 3 dan melintasi hutan pinus dengan jalan yang menanjak. Melewati jalur ini juga pengunjung dapat melihat kota Purwokerto dari ketinggian. Jalur kedua pengunjung dapat menggunkan kendara hingga parkiran gerbang Pancuran Tujuh. Suasana pegunungan yang ditumbuhi pohon pinus akan menghiasi sisi jalan menuju gerbang tersebut. Jalurnya yang menanjak dengan aspal kasar juga harus dilalui untuk sampai di pintu gerbang.

mas ade otw to gua selirangWaktu itu saya mengambil rute jalan dari gerbang Wana Wisata Baturaden dengan melintasi hutan pinus dan jalan setapak. Harga tiket masuk taman wisata Pancuran Tujuh dan Goa Selirang Rp. 15.000/orang.

Baturaden merupakan kawasan wisata yang berada di Kabupaten Banyumas. Jika dari Kota Purwokerto untuk menuju kawasan wisata ini tinggal lurus dengan jalan yang menanjak, Pada hari libur dan hari raya tempat ini sangat ramai dan dipadati pengunjung. Untuk masuk kawasan ini Pengujung yang membawa kendaraan motor dan mobil akan kekenakan tiket masuk sebesar Rp 5000/orang. Di dalam kawasan wisata Baturaden banyak hotel, dan rumah makan. Bagi wisatawan dari luar kota yang ingin menginap kawasan wisata ini hendaknya harus memesan hotel atau villa dahulu karena jika hari libur dan hari raya hotel dan villa di tempat ini akan sulit didapat. Tarif hotel dan villa di kawasan wisata Baturaden bervariasi kisaran Rp. 150.000 ~ Rp 800.000/malam.

Setelah mengujungi tempat wisata Pancuran Tujuh dan Goa Selirang, pada malam harinya saya turun ke kota Purwokerto. Tempat yang saya tuju adalah alun-alun kota Purwokerto. Pada malam hari laun-alun ini ramai didatangi warga dan wisatawan dari luar kota Purwokerto, karena di tempat ini banyak makanan khas daerah dan mainan untuk anak. Di alun-alun kota Purwokerto ada pancuran air yang berwarna-warni dan di hiasi lampu di sekitarnya sehingga menambah menarik alun-alun ini.

 Yuuk kunjungi tempat wisata budaya dan sejarah ini, Pancuran Tujuh dan Goa Selirang. Wisata sambil belajar.

Penulis

Ade Haris S (lalerijo.com)

“Semua tempat berkesan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *