Body rafting di Ranto Canyon, Brebes

Kali ini saya mengunjungi Salem di Kabupaten Brebes Jawa Tengah untuk body rafting di Ranto Canyon. Desa yang sempat terputus aksesnya akibat longsor.

Saya dan rekan kerja berangkat dari Bekasi pukul 01.00 WIB, waktu tempuh ke Salem kurang lebih 4 jam dengan jalur tol Cipali dan keluar di gerbang tol Ciledug dan tentunya dipandu oleh Google map. Sebelumnya kami telah membooking tour guide lokal dan homestay.


Kami mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Salem dan sekitarnya sebelum body rafting di Ranto Canyon. Titik temu kami adalah tempat wisata Kalibaya.

Jalan menuju Salem dengan jalur yang menanjak dan menurun yang tajam dengan lebar jalan kisaran 6 meter (muat dua mobil) dengan kondisi kiri dan kanan jurang yang dalam.

Kami berada di Salem 2 Hari 1 malam. Salem memiliki beberapa tempat wisata alam yang dikelola pribadi maupun pemerintah desa. Di desa Salem saat ini tidak ada signal jadi jangan berharap bisa telpon.

Tujuan wisata kami yang utama adalah body rafting di Ranto Canyon. Setelah kami beristirahat dana makan siang di home stay kami melanjutkan ke area lokasi body rafting di Ranto Canyon yang berjarak kurang lebih 3 km dari home stay kami.

Tidak ada area parkir khusus untuk kendaraan roda empat. Kami harus berjalan kaki ke pos pendaftaran sejauh 250 300 meter karena mobil tidak bisa turun ke lokasi pos disebabkan jalan yang kecil dan licin jika hujan serta jalur yang menurun.

Paket wisata yang kami ambil adalah di Salem ini sebesar 300 ribu/pack dengan beberapa tempat wisata selain body rafting di Ranto Canyon + Home stay dan makannya.

Kami dipandu oleh dua orang yang akan menemani kami selama body rafting di Ranto Canyon. Setelah memakai rompi dan helm kami menuju lokasi sungai yang berjarak 200 meter melintasi sawah. Jalur setapak yang sudah di beton rapi hingga titik mulai.

Lokasi dan area yang masih rimbun semak dan pohon sepertinya lokasi sungai ini masih belum lama di buka untuk wisata. Di titik awal kami di tawarkan untuk melonjat ke dalam sungai dari ketinggian 4 meteran. Saat itu kondisi sungai tidak terlalu deras airnya namun aman untuk menanjak.


Body rafting di Ranto Canyon memiliki rasa tersendiri karena batu batu besar ditengah sungai dan curug yang lumayan dalam untuk dilewati. Hal ini membuat adrenaline terpacu karena. Tebing hijau dengan kucuran air membuat suasana selama menelusuri sungai semakin asik.


Di beberapa titik kami harus melintasi dinding tebing dengan berpegangan pada tali yang telah di pasang. Meskipun mengasikan tetap kami harus mengikuti panduan dari pemandu kami.

Kedalaman sungai ini kisaran 2 ~ 5 meter dengan batu-batuan disisinya. Banyak spot untuk berfoto dengan latar belakang dinding sungai. Lebar sungai yang melewati himpitan tebing sekitar 3 meteran dan ini menjadi salah satu spot berfoto bersama.


Lamanya body rafting di Ranto Canyon ini kurang lebih 1.5 jam. Menjelang titik finish kami juga melompat aliran sungai dengan ketinggian 5 meteran. Setelah selesai kami kembali ke pos dengan mengikuti jalur setapak yang menanjak.


Di pos ini tersedia kamar mandi dan saung untuk beristirahat sambil makan-makanan ringan. Keseruan body rafting di Ranto Canyon menjadi tambahan wawasan wisata saya tentunya dengan cerita yang berbeda.

Yuuk kita datang dan nikmati keindahan Salem kabupaten Brebes Jawa Tengah. Ingat selama berwisata tetap jaga kebersihan lokasi wisata yaa dan jaga sopan satun agar wisatanya aman dan nyaman.

Penulis
Ade Haris S (lalerijo.com)
“Semua tempat berkesan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *